Koto Tangah, 25 Juni 2025 – Nagari Koto Tangah hari ini menyelenggarakan Rembuk Stunting (Musyawarah Nagari Khusus) untuk membahas strategi penanganan stunting di Nagari Koto Tangah pada tahun 2026. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang sosialisasi penting mengenai transformasi Posyandu menjadi Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD). Kegiatan yang didanai oleh Anggaran Dana Desa Tahun 2025 ini menunjukkan komitmen kuat Nagari Koto Tangah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakatnya.

WhatsApp-Image-2026-01-12-at-10.19.46-1024x461 Nagari Koto Tangah Gelar Rembuk Stunting dan Sosialisasi Transformasi Posyandu

Acara ini difasilitasi oleh Walinagari Koto Tangah, Bapak Amrizal Gunawan DT. Maruhun Basa, dan Ketua Badan Permusyawaratan Nagari Koto Tangah, Bapak Junaidi S.Pdi. Dibuka secara resmi oleh Camat Tilatang Kamang, Bapak MHD Noviardi Ismail S.Sos, musyawarah ini menghadirkan Pendamping Desa, Bapak Moprice Patricia Rossa ST, sebagai narasumber.

Rembuk Stunting ini turut dihadiri oleh berbagai pihak penting, meliputi: Bamus Nagari, Ketua Lembaga Nagari, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN), Kapolsek dan Bhabinkamtibmas, Kepala Puskesmas Pekan Kamis dan Kapau, Pendamping Desa (PD/PDTI/PLD), Walinagari Persiapan, Wali Jorong, Kader Pembangunan Manusia (KPM), Tokoh Masyarakat.

    Musyawarah khusus ini dipimpin oleh Sekretaris Nagari Koto Tangah, Bapak Budi Satria, S.I.P., dengan agenda utama penyampaian rekapan kajian dan perencanaan penanganan stunting. Selain itu, fokus pembahasan juga tertuju pada transformasi Posyandu serta pembentukan pengurus dari Tim Penggerak (TP) Posyandu menjadi LKD. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat peran Posyandu dalam pelayanan kesehatan dasar di Nagari Koto Tangah.


    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *