Sungayang, Tanah Datar – Pemerintah Nagari Koto Tangah melakukan kunjungan studi tiru ke Nagari Sungayang, Kabupaten Tanah Datar, pada hari Senin (25/11/2024). Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari praktik terbaik dalam pelaksanaan kerapan adat di Nagari Sungayang, Kab Tanah Datar yang dikenal sebagai salah satu nagari dengan tradisi adat yang kuat dan terpelihara.

WhatsApp-Image-2024-12-05-at-10.06.09-1-1024x461 STUDI TIRU: KERAPAN ADAT NAGARI KOTO TANGAH KE NAGARI SUNGAYANG

Rombongan yang terdiri dari Walinagari koto tangah, Ketua TP PKK Nagari Koto Tangah, perangkat nagari, dan KAN Nagari Koto Tangah disambut hangat oleh Walinagari dan pemangku adat Nagari Sungayang. Acara dimulai dengan sambutan oleh Walinagari Sungayang yang diwakili oleh sekretaris nagari, dilanjutkan dengan sesi diskusi terkait pelaksanaan kerapan adat yang telah lama menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Sungayang.

WhatsApp-Image-2024-12-05-at-10.06.09-1024x461 STUDI TIRU: KERAPAN ADAT NAGARI KOTO TANGAH KE NAGARI SUNGAYANG

Sekretaris Wali Nagari Sungayang, dalam sambutannya, menjelaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan kerapan adat tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah nagari, ninik mamak, alim ulama, dan masyarakat.

Walinagari Koto Tangah juga mengungkapkan kekagumannya terhadap keteraturan pelaksanaan kerapan adat di Sungayang. Beliau berharap, apa yang didapat setelah disuksi ini bisa diterapkan di Nagari Koto Tangah untuk memperkuat kebudayaan dan kearifan lokal nantinya.

WhatsApp-Image-2024-12-05-at-10.06.10-1024x461 STUDI TIRU: KERAPAN ADAT NAGARI KOTO TANGAH KE NAGARI SUNGAYANG

Kegiatan studi tiru ini diakhiri dengan penyerahan kenang-kenangan oleh Pemerintah Nagari Koto Tangah. Kedua pihak berharap, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat jaringan budaya antar-nagari baik di Agam ataupun Kabupaten Tanah Datar.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan tradisi adat yang menjadi identitas masyarakat Minangkabau dapat terus dilestarikan dan dikembangkan seiring perkembangan zaman.

16 thoughts on “STUDI TIRU: KERAPAN ADAT NAGARI KOTO TANGAH KE NAGARI SUNGAYANG”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *